You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Nagari Andaleh
Logo Nagari Andaleh
Nagari Andaleh

Kec. Luak, Kab. LIMA PULUH KOTA, Provinsi SUMATERA BARAT

SELAMAT DATANG DI WEBSITE NAGARI ANDALEH

Mahasiswa KKN Politani 2025 Gelar Sosialisasi Pertanian Ramah Lingkungan di Jorong Tabek Buruak

PoliteknikPYK 19 Agustus 2025 Dibaca 292 Kali
Mahasiswa KKN Politani 2025 Gelar Sosialisasi Pertanian Ramah Lingkungan di Jorong Tabek Buruak

Nagari Andaleh  – Selasa, 19 Agustus 2025
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (Politani) Tahun 2025 kembali melaksanakan program kerja di Jorong Tabek Buruak, Nagari Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kali ini, kegiatan difokuskan pada sosialisasi dan demonstrasi inovasi pertanian ramah lingkungan, yang dihadiri oleh masyarakat setempat dengan penuh antusias.

Kegiatan ini terdiri dari beberapa rangkaian utama, yaitu:

1. Sosialisasi Padi Gogo (Padi Ladang)

Mahasiswa memberikan penjelasan mengenai potensi pengembangan padi gogo atau padi ladang sebagai alternatif budidaya di daerah dengan keterbatasan irigasi. Padi gogo memiliki kemampuan beradaptasi dengan lahan kering dan tidak memerlukan pengairan intensif seperti padi sawah. Dalam pemaparannya, mahasiswa juga menjelaskan perbedaan mendasar antara padi gogo dan padi sawah, keunggulan padi gogo pada lahan perbukitan, serta prospek ekonominya.

WhatsApp_Image_2025-08-23_at_11-05-28_(1) 

2. Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Kulit Pisang

Limbah kulit pisang yang sering terbuang diperkenalkan sebagai bahan dasar pembuatan POC. Mahasiswa menerangkan bahwa kulit pisang kaya akan kalium dan unsur mikro lain yang bermanfaat bagi tanaman. Demonstrasi dilakukan mulai dari tahap pengumpulan kulit pisang, pencacahan, pencampuran dengan air dan bahan tambahan fermentasi, hingga proses penyimpanan dalam wadah tertutup selama beberapa hari. Masyarakat terlihat antusias karena metode ini dinilai sederhana dan mudah dipraktikkan di rumah tangga.

WhatsApp_Image_2025-08-23_at_11-05-29 

3. Pengenalan Alat Aplikasi Pupuk Anorganik

Mahasiswa memperkenalkan alat sederhana untuk menabur pupuk anorganik agar lebih efisien. Dengan alat ini, pupuk dapat disebarkan secara merata sesuai dosis yang dibutuhkan tanaman. Masyarakat setempat menyatakan ketertarikan terhadap inovasi ini karena dinilai dapat menghemat biaya sekaligus tenaga dalam pemupukan.

WhatsApp_Image_2025-08-23_at_11-05-26 

4. Demonstrasi Pembuatan Kompos dengan Campuran Pupuk Kandang

Selain pupuk cair, mahasiswa juga memperagakan pembuatan pupuk organik padat melalui pengolahan bahan organik dengan campuran pupuk kandang ayam, sapi dan kambing. Dijelaskan bahwa kompos ini bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas air, serta menyediakan unsur hara makro dan mikro bagi tanaman. Proses yang ditunjukkan meliputi pencampuran bahan, penumpukan, hingga cara menjaga kelembaban agar proses dekomposisi berjalan optimal.

WhatsApp_Image_2025-08-23_at_11-05-28 

Masyarakat Jorong Tabek Buruak terlihat sangat bersemangat mengikuti setiap sesi kegiatan. Banyak dari mereka yang aktif bertanya mengenai cara fermentasi POC, lama waktu pengomposan, hingga cara mengombinasikan pupuk organik dengan pupuk anorganik di lahan pertanian. Beberapa petani bahkan menyampaikan keinginan untuk mencoba membuat POC kulit pisang secara mandiri di rumah.

Mahasiswa KKN Politani menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah awal bagi petani untuk lebih memanfaatkan sumber daya lokal. Dengan penerapan teknologi sederhana ini, diharapkan petani dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, meningkatkan produktivitas lahan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga praktik nyata yang bisa diterapkan oleh masyarakat. Semoga setelah KKN selesai, masyarakat dapat melanjutkan inovasi ini secara mandiri,” ungkap salah seorang mahasiswa KKN.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa KKN Politani menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan di Nagari Andaleh, khususnya di Jorong Tabek Buruak.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBN 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 2.083.818.350,00 Rp 2.044.006.400,00
101.95%
Belanja
Rp 729.919.664,95 Rp 2.025.318.969,00
36.04%
Pembiayaan
Rp 371.995.617,00 Rp 201.925.975,00
184.22%

APBN 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Nagari
Rp 0,00 Rp 6.225.000,00
0%
Dana Desa
Rp 1.029.070.000,00 Rp 1.029.070.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 76.249.420,00 Rp 20.000.000,00
381.25%
Alokasi Dana Nagari
Rp 973.238.968,00 Rp 985.711.400,00
98.73%
Bunga Bank
Rp 5.259.962,00 Rp 3.000.000,00
175.33%

APBN 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Nagari
Rp 454.543.251,77 Rp 918.689.995,00
49.48%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Nagari
Rp 255.221.213,18 Rp 893.147.505,00
28.58%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Nagari
Rp 20.155.200,00 Rp 132.227.569,00
15.24%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Nagari
Rp 0,00 Rp 80.061.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Nagari
Rp 0,00 Rp 1.192.900,00
0%