You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Nagari Andaleh
Logo Nagari Andaleh
Nagari Andaleh

Kec. Luak, Kab. LIMA PULUH KOTA, Provinsi SUMATERA BARAT

SELAMAT DATANG DI WEBSITE NAGARI ANDALEH

Mahasiswa KKN Politani 2025 Gelar Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan PGPR di Kelompok Tani Luak Joki Kapalo Koto

PoliteknikPYK 15 Agustus 2025 Dibaca 280 Kali
Mahasiswa KKN Politani 2025 Gelar Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan PGPR di Kelompok Tani Luak Joki Kapalo Koto

Nagari Andaleh – Jum’at, 15 Agustus 2025
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (Politani) Tahun 2025 melaksanakan kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dari akar bambu bersama Kelompok Tani Luak Joki Kapalo Koto, Nagari Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani mengenai manfaat PGPR sebagai pupuk hayati yang mampu merangsang pertumbuhan tanaman, meningkatkan ketersediaan unsur hara, serta memperkuat ketahanan tanaman terhadap penyakit.

Mahasiswa KKN menjelaskan teori dasar mengenai PGPR dan potensi pemanfaatannya dalam budidaya pertanian berkelanjutan. Setelah sesi pemaparan, dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan PGPR menggunakan akar bambu, mulai dari tahap pencacahan bahan, proses perendaman, hingga fermentasi sederhana.

Ketua Kelompok Tani Luak Joki Kapalo Koto mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai memberikan tambahan pengetahuan baru yang bermanfaat dan mudah dipraktikkan. Meski demikian, hingga saat ini PGPR yang dihasilkan masih berupa larutan hasil demonstrasi dan belum diaplikasikan langsung ke lahan petani. Aplikasi di lapangan akan menjadi langkah lanjutan yang diharapkan dapat dilakukan setelah proses fermentasi PGPR selesai.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Politani berharap petani dapat mengenal lebih dekat teknologi hayati ramah lingkungan, sehingga ke depan mampu mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan meningkatkan hasil pertanian dengan biaya yang lebih efisien.

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBN 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 2.083.818.350,00 Rp 2.044.006.400,00
101.95%
Belanja
Rp 729.919.664,95 Rp 2.025.318.969,00
36.04%
Pembiayaan
Rp 371.995.617,00 Rp 201.925.975,00
184.22%

APBN 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Nagari
Rp 0,00 Rp 6.225.000,00
0%
Dana Desa
Rp 1.029.070.000,00 Rp 1.029.070.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 76.249.420,00 Rp 20.000.000,00
381.25%
Alokasi Dana Nagari
Rp 973.238.968,00 Rp 985.711.400,00
98.73%
Bunga Bank
Rp 5.259.962,00 Rp 3.000.000,00
175.33%

APBN 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Nagari
Rp 454.543.251,77 Rp 918.689.995,00
49.48%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Nagari
Rp 255.221.213,18 Rp 893.147.505,00
28.58%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Nagari
Rp 20.155.200,00 Rp 132.227.569,00
15.24%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Nagari
Rp 0,00 Rp 80.061.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Nagari
Rp 0,00 Rp 1.192.900,00
0%